Apakah Tragedi Rab’ah Terulang di Qatar?

*photo: satu grup angkatan bersenjata Turki telah tiba di Qatar untuk memulai latihan militer gabungan

By: Nandang Burhanudin

(1) Lupakan kajian Sunnah dari ustadz Sunnah yang perangai dan sikap politiknya tidak sesuai Sunnah. Politik Sunnah yang dimaksud, negara harus menjadi pelindung agama, nyawa, harta, kehormatan, generasi, dan lingkungan.

(2) Dimana para ustasz Sunnah, ketika Abdurrahman Rasyid, seorang intel Saudi yang menyamar menjadi wartawan dan menguasai media semisal AlArabiyah dan Asy-Syarq Ausath. Ia mengancam negara berdaulat Qatar, akan di”rab’ah”kan.

(3) Tragedi Rab’ah, pembantaian ribuaan jamaah antikudeta dibantai di bulan Ramadhan usai peringatan Lailatul Qadar. Tidak hanya dibantai, mereka dibakar untuk kemudian disiram air tinja sebelum jasadnya dibuang percuma.

Continue reading “Apakah Tragedi Rab’ah Terulang di Qatar?”

Advertisements

Gadis Cilik Suriah di Puing Reruntuhan

gadisciliksuriah

Seorang gadis cilik Suriah di tengah-tengah reruntuhan akibat bombardir pesawat Sekutu, berusaha tegar memandang wajahnya dalam bayangan buram potongan cermin yang tersisa, menatap masa kini, menerawang kenangan masa lalu, sambil mencoba membayangkan harapan masa depan. Hasbunallah wa Ni’mal Wakil! Kemana saudaraku kaum muslimin?

US Real Evil

USAF bomb

The US Air Force has killed a total of 225 Syrian civilians and wounded hundreds more over the past month, the Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) said today. The death toll was recorded between April 23 and May 23 2017. Among the dead were 44 children and 36 women, SOHR claimed while also underlining that some 220 Syrian civilians were killed by the US military the month before.

USAF sudah membunuh sebanyak 225 penduduk Suriah, termasuk 44 kanak-kanak, 36 wanita dan melukai ratusan lagi dalam tempo sebulan (23 April – 23 Mei). Sebulan sebelumnya telah membunuh 220 penduduk sipil Suriah.

My Comment: “It’s not terror nor radicalism, it’s just REAL EVIL” (ini bukan teror ataupun radikalisme, in hanyalah kejahatan yang sebenarnya).