Bacaan al-Quran di Waktu Dunia Sempit

Bacaan al-Quran akan lebih berkesan dan lebih mudah diserap makna-makna dan pesan-pesannya, bila hati kita dalam keadaan tenang dan bening, pasrah kepada Allah, meninggalkan ambisi dunia dan menghadap ke akhirat. Itulah sebabnya bacaan al-Quran di bulan Ramadhan lebih berkesan, ketika perut lagi kosong, badan sedang lemah, justru jiwa kita menjadi lebih kuat dan tajam. Ketika kita merasa lemah dan pasrah kepada Allah, nafsu sedang dinon-aktifkan dan hati kita tertuju kepada ibadah dan akhirat, di waktu itulah ayat-ayat al-Quran menggores tajam di dalam qalbu dan pantulan makna-maknanya mudah ditangkap.

Firman Allah Ta’ala yang terjemahannya:

“Apabila Kami telah selesai membacakan al-Quran itu maka ikutilah bacaannya. Kemudian atas tanggungan Kami lah penjelasannya. Tetapi sayang kalian mencintai dunia dan meninggalkan akhirat!” [QS al-Qiyamah 75:18-20]

*video bacaan al-Quran ust. Nafis Yakub lebih hidup dan berkesan ketika beliau sedang meringkuk di penjara, ketika jiwa pasrah dan terhalang dari dunia.

Advertisements