Shalat adalah Doa

Dari segi bahasa, shalat bermakna doa. Ironisnya kita sering tidak menyadari bahwa di dalam shalat itu sarat dengan doa. Ketika shalat, kita sering lalai bahwa kita sedang bermunajat dan menyampaikan hajat kebutuhan kita kepada Allah. Inti dari shalat itu adalah doa. Surat al-Fatihah, bacaan terpenting yang wajib dibaca di setiap rakaat itu, pamungkasnya adalah doa. Permintaan yang dipanjatkan dalam surat al-Fatihah merupakan kebutuhan terpenting setiap manusia. Yakni hidayah, petunjuk dan bimbingan Allah agar kita senantiasa berada di atas jalur kebenaran Islam dalam meniti kehidupan ini. Di dunia ini, kita bisa saja kaya atau miskin, bisa senang atau susah, sehat atau sakit, menang atau kalah. Semua itu tidak jadi masalah, selama kita bisa menyikapinya dengan benar menurut tuntunan Islam. Karena ujung atau akhir dari perjalanan hidup yang istiqamah adalah surga. Masihkah kita mau melalaikan surat al-Fatihah yang dibaca setiap shalat. Moment doa yang sering pula dilalaikan oleh orang yang shalat adalah ketika duduk diantara dua sujud. Padahal setiap patah kata yang dibaca dalam duduk diantara dua sujud itu adalah butir-butir permintaan yang mencakup kebutuhan akhirat dan dunia. Di dalamnya kita meminta maghfirah (ampunan), rahmat (kasih-sayang), hidayah (bimbingan), rezki, afiyah (kesehatan dan keselamatan) dari Allah ‘azza wajalla. Kenapa kita menyia-nyiakan kesempatan emas untuk memohon semua itu di dalam shalat?! Kenapa kita tergesa-gesa, tidak serius, bahkan sering lupa dengan apa yang kita baca?!