Karakter Iblis dan Kuffar

Para thaghut dan pentolan-pentolan kuffar yang mengerti alur peta sejarah sesungguhnya sadar bahwa cepat atau lambat, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka; ummat Islam pasti akan meraih kembali kejayaan di akhir zaman, dan Khilafah Islamiyah akan kembali tegak di atas manhaj kenabian. Namun mereka tetap ngeyel, ngotot, dan berjuang sekuat tenaga dengan berbagai tipu-daya, makar dan agresi untuk mencegah kemenangan ummat Islam dan membendung kemunculan Khilafah. Mereka tetap berusaha agar sebanyak mungkin manusia bergabung di kubu kuffar, berusaha agar banyak kaum muslimin yang lemah iman bisa murtad, menjadi munafqin dan bergabung dalam barisan mereka. Meskipun sadar bahwa pada akhirnya kubu mereka yang kufur dan zhalim itu akan kalah dan kubu muslim yang mu’min dan adil itu akan menang.

Persis seperti keadaan Iblis yang malang-melintang di bumi ini memusuhi Nabi Adam dan anak keturunannya hingga hari kiamat. Meskipun telah yakin bahwa pada akhirnya ia akan dilemparkan dan dihinakan ke dalam neraka Jahannam. Misinya tetap berjalan untuk menyesatkan ummat manusia dan menyeret sebanyak mungkin manusia masuk ke dalam neraka bersamanya. Demikianlah karakteristik Iblis yang telah merasuk ke dalam jiwa para petinggi kuffar.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, menginfakkan harta mereka untuk menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan (terus) menginfakkan harta itu, kemudian mereka akan menyesal sendiri, dan akhirnya mereka akan dikalahkan. Ke dalam Neraka Jahanamlah orang-orang kafir itu akan dikumpulkan, agar Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam Neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang rugi.” [QS. Al-Anfal 8:36-37]

“(Keadaan kaum kafir dan munafiqun itu) seperti (keadaan) syaitan ketika berkata kepada manusia, Kafirlah kamu! Kemudian ketika manusia itu menjadi kafir ia berkata, Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seluruh alam.” Maka kesudahan bagi keduanya, bahwa keduanya masuk ke dalam neraka, kekal di dalamnya. Demikianlah balasan bagi orang-orang zalim.” [QS. Al-Hasyr 59:16-17]

Advertisements